Pembentukan harga dalam pasar monopoli
Asumsi Monopoli:
1. Di pasar terdiri dari banyaknya konsumen, sedangkan produsennya hanya satu.
2. Produsen bertindak sebagai pembentuk harga (price maker)
3. Terdapat halangan bagi produsen untuk keluar masuk industri
4. Barang yang diperjualbelikan homogen
Kurva Permintaan Monopolis.
1. Dalam industri hanya terdapat 1 produsen, maka kurva permintaan monopolis sama dengan permintaan industri (berslope negatif)
2. Kurva permintaan industri sama dengan AR (penerimaan rata-rata) monopolis. Akan tetapi, tambahan penerimaan lebih kecil daripada harga.
Hubungan AR dan MR dapat digambarkan dalam kurva berikut.
Hubungan antara tambahan penerimaan dan elastisitas dapat dirumuskan sebagai:
dimana:
p = harga, dan e = elastisitas permintaan bertanda negatif.
Keuntungan Maksimum monopolis.
1. Tercapai pada saat MR (tambahan penerimaan) = MC (tambahan biaya)
2. Tidak ada jaminan bahwa pasar bersistem monopolis akan mendapat keuntungan.
3. Jika monopolis tidak dapat menghilangkan kerugiannya, perusahaan akhirnya akan bangkrut.
Adapun posisi keuntungan monopolis antara lain:
1.
Gambar diatas menyebutkan bahwa monopoli memperoleh laba positif dalam waktu lama selama tidak ada perusahaan baru yang masuk yang mendorong P turun.
2.
Gambar diatas menyatakan bahwa perusahaan mengalami kerugian karena biaya rata-rata perusahaan lebih besar daripada total penerimaan.
Sumber: MK Ekonomi Umum




